PM Italia Harus Menginap di Rumah Sakit

Babak-belur Dihajar Pria

PM Italia Harus Menginap di Rumah Sakit

- detikNews
Senin, 14 Des 2009 10:08 WIB
PM Italia Harus Menginap di Rumah Sakit
Roma - Perdana Menteri (PM) Italia Silvio Berlusconi harus dirawat di rumah sakit menyusul insiden penyerangan yang dialaminya di kota asalnya, Milan, Italia. Wajah Berlusoni berlumuran darah dan bahkan dua giginya copot akibat dihajar seorang pria.

Berlusconi kemudian dilarikan ke Rumah Sakit San Raffaele. Seorang juru bicara rumah sakit mengatakan, selain kehilangan dua giginya, Berlusconi juga mengalami sedikit retak pada hidungnya, luka-luka pada bibir atasnya dan memar-memar di wajahnya.

"Dari sudut pandang klinis, semuanya baik. Tapi diperlukan masa observasi satu atau dua hari," kata Dr Alberto Zangrillo, kepala unit gawat darurat di Rumah Sakit San Raffaele, Milan seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (14/12/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diimbuhkannya, Berlusconi kemungkinan tidak memerlukan tindakan operasi apapun.

Pria berusia 73 tahun itu dihajar seorang pria berusia 42 tahun usai melakukan kampanye politik di Milan. Pelaku penyerangan kemudian diketahui bernama Massimo Tartaglia, yang telah 10 tahun menderita gangguan jiwa.

Usai penyerangan itu, Tartaglia langsung ditangkap polisi. Dalam aksinya, dia menghajar Berlusconi dengan sebuah patung logam.
(ita/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads