"Enggak usah kita ikut menari atau menabuh gendang di antara persoalan yang ada yang akhirnya keluar dari konteks yang kita inginkan. Kalau ikut menari dan bergendang di luar Pansus, ya susah," ujar Marzuki kepada wartawan di sela-sela press gathering pimpinan DPR dengan wartawan DPR di Puncak, Bogor, Minggu (13/12/2009).
Marzuki mengingatkan agar Pansus yang dipimpin Idrus Marham berjalan sesuai
konteksnya dan tidak keluar dari relnya. Marzuki secara khusus meminta agar
tidak ada anggota Pansus yang berjalan sendiri demi kepentingan pribadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
lainnya sehingga ujungnya jelas," pintanya.
Politisi Partai Demokrat ini menilai ucapan Bambang bisa jadi reaksi atas 'serangan' Sri Mulyani kepada Ketua umum Golkar Aburizal Bakrie (Ical) yang disampaikan dalam wawancara dengan media asing Wall Street Journal.
Marzuki melihat apa yang dilakukan Bambang adalah ucapan pribadi yang tidak
perlu dikomentari. Bahkan Marzuki melihat ada gejala perang pribadi antara Sri Mulyani dengan Golkar.
"Sekarang ini kan perang pribadi. Ya kita lihatlah dulu sampai di mana perangnya itu," ujarnya.
(Rez/mok)











































