Mereka tergabung dalam Keluarga Besar Rakyat Demokratik (KBRD). Para demonstran ini memakai topeng para aktivis HAM yang hilang atau meninggal antara lain topeng Widji Thukul dan Munir. Mereka pun menggelar spanduk bertuliskan antara lain "SBY Mana Tanggung Jawabmu?".
"Jika benar SBY berani menegakan HAM khususnya penculikan aktivis. Sudah semestinya dia menerbitkan Keppres pembentukan pengadilan Ad Hoc," kataΒ koordinator aksi Aan Rusdianto dalam orasinya di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (13/12/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi Nelayan
Puluhan nelayan ini berasal dari Marunda, Muara Angke dan Cirebon. Mereka tergabung dalam sejumlah organisasi antara lain Persatuan Nelayan Tradisional Indonesia (PNTI) dan Serikat Nelayan Indonesia (SNI). Mereka didampingi sejumlah aktivis Walhi.
Dalam aksinya, para nelayan ini membawa ikan tongkol sebesar lengan orang dewasa dan ikan bawal yang dipanggul dengan kayu. Mereka juga membawa miniatur perahu sepanjang 1 meter berbahan kertas.
Massa menuntut pemerintah memperhatikan hak para nelayan dan menuntut pembangunan perikanan yang bebas utang luar negeri. Mereka juga menggelar spanduk "Mari Melaut Wujudkan Keadilan Perikanan".
Aksi sempat memacetkan Bundaran HI saat massa menyeberang jalan ke tengah bundaran. Hanya sekitar 10 polisi yang menjaga aksi ini. Hingga pukul 12.00 WIB, aksi para nelayan ini masih berlangsung. (fay/iy)











































