Padi mendendangkan lagu berjudul "Begitu Indah" dari atas mobil pick up lengkap dengan alat musik yang digelar di depan Gedung Kedubes AS, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Sabtu (12/12/2009).
Peserta aksi yang berjumlah sekitar 100 orang itu pun ikut berdendang dan berjoget ria. Aksi yang diikuti aktivis dari Walhi, Serikat Petani Indonesia, Serikat Nelayan Indonesia dan beberapa mahasiswa dari berbagai universitas di Jakarta menjadi meriah.
Selain hiburan musik, massa juga mendirikan 8 tenda di depan Gedung Kedubes AS. Tenda itu ada yang berwarna antara lain biru, coklat dan oranye.
"Kita sebenarnya siapkan 20 tenda. Tetapi, kita akan bangun beberapa saja. Ini tenda simbol tempat pengungsian korban bencana akibat dampak perubahan iklim. Tenda-tenda itu sebagai tanda perlunya pelestarian lingkungan hidup," kata Kartini dari Walhi.
Massa tampak membawa bendera organisasi masing-masing serta poster-poster bertuliskan "USA No Compromy Decrease Carbon." Para tampak mengenakan topi caping.
"Down USA, Amerika Penjahat Lingkungan," teriak massa berulang kali.
Menurut Kartini, massa menuntut AS mengurangi emisi karbonnya. "AS masih merampas hak petani dengan carbonnya. Menyebabkan petani harus tergusur dari tanahnya karena ekspansi perusahaan Amerika Serikat. Nelayan harus gigit jari terekspansi penangkapan ikan muhtahir As dan limbah minyak pabrik AS," papar dia.
Aksi damai ini dijaga sekitar 20 personel kepolisian.
(aan/irw)











































