Menhub: Boleh Saja, Namanya Demokrasi

Isu Perpecahan Kabinet

Menhub: Boleh Saja, Namanya Demokrasi

- detikNews
Sabtu, 12 Des 2009 12:17 WIB
Menhub: Boleh Saja, Namanya Demokrasi
Jakarta - Menteri Perhubungan Freddy Numberi memberi tanggapan soal isu perpecahan dalam Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II. Menurutnya, isu seperti itu wajar dalam kehidupan berdemokrasi.

"Itu kan boleh saja, namanya demokrasi. Tapi kita melihat, bagaimana tentunya dengan pertimbangan-pertimbangan. Dalam demokrasi, aspirasi yang disampaikan boleh saja," kata Freddy.

Hal itu dikatakan dia saat menyampaikan evaluasi akhir tahun Dephub di Kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Sabtu (12/12/2009).Β 

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Freddy mengingatkan, demokrasi harus diletakkan dalam koridor yang benar. Jika tidak, demokrasi akan menjadi layaknya tiang rusak.

"Itu democrazy nantinya, bukan demokrasi," kata mantan Menteri Kelautan dan Perikanan tersebut.

Sebelumnya, isu yang beredar melakui SMS di kalangan wartawan berisi adanya perpecahan serius di kalangan para menteri. Mereka yang pro terhadap Sri Mulyani dan Boediono mengancam akan mengundurkan diri.

SMS juga menyebut Presiden SBY dan Menko Perekonomian Hatta Rajasa juga dikatakan mulai panik. Tidak jelas dari mana pesan singkat itu beredar. Yang jelas Presiden SBY tidak terpengaruh isu itu.

(irw/djo)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads