Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat siang, (11/12/2009). Saat itu, korban yang berprofesi sebagai pengojek mengantar seseorang berseragam TNI. Tujuannya RSPAD Gatot Subroto, Pasar Senen, Jakarta Pusat.
Karena tujuan dan seragam meyakinkan, Suryanto tidak ragu-ragu saat sampai di tujuan pelaku meminjam motornya, Yamaha Revo 6114 FUM.
"Dia bilangnya mau nemuin komandannya di Markas Marinir Kwitang. Karena dekat saya percaya saja," ucap korban saat membuat laporan polisi di Polsek Pasar Senen.
Tetapi usai ditunggu bermenit-menit, lelaki itu tak kunjung pulang.
Nalurinya menjadi gusar dan terbukti saat ia konfirmasi ke Markas Marinir Kwitang, penumpang berseragam TNI itu tidak dikenal di markas tersebut. Ia pun melapor ke Polsek dengan pasal penggelapan.
"Apes. Itu motor buat ngojek malah dicuri," sesal Suryanto.
(Ari/nik)











































