"Kalau orang beranggapan nonaktif, saya bilang tidak perlu. Pansus berjalan. Jangan pancing saya seperti itu, saya ketua tim sukses SBY-Boediono, saya ingin lihat SBY dan Boediono bisa sampai bersama-sama, dengan apa yang kita sudah canangkan," tegas Hatta saat ditemui di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (11/12/2009).
Desakan mundur Sri Mulyani dan Boediono akhir-akhir ini muncul karena keduanya dianggap ikut bertanggung jawab dalam penyelamatan Bank Century senilai Rp 6,7 triliun. Dukungan terakhir dinyatakan oleh Ketua Umum Partai Golkar yang juga eks Menko Kesra, Aburizal Bakrie.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kesempatan tersebut, Hatta juga menyinggung masalah perseteruan Sri Mulyani dan Aburizal Bakrie. Menurutnya perseteruan ini harus diselesaikan secara baik-baik agar tidak menimbulkan dampak terhadap kinerja perekonomian dalam negeri. Atau mengurangi masuknya investasi di Indonesia.
(dnl/qom)
(dnl/nrl)











































