Pidato Obama Mengejutkan & Sangat Bersejarah

Terima Nobel Perdamaian

Pidato Obama Mengejutkan & Sangat Bersejarah

- detikNews
Jumat, 11 Des 2009 13:41 WIB
Pidato Obama Mengejutkan & Sangat Bersejarah
Washington - Pidato Presiden AS Barack Obama saat menerima hadiah Nobel Perdamaian di Oslo, Norwegia menuai kontroversi. Sebagian menganggap pidatonya itu mengejutkan dan sangat bersejarah.

"Dia (Obama) jelas menyadari kalau dia telah menerima hadiah itu terlalu dini, namun dia menggunakan itu sebagai kesempatan untuk mengingatkan orang-orang bahwa seperti yang dia katakan: kejahatan ada di dunia ini," kata mantan Ketua Partai Republik DPR AS Newt Gingrich.

Gingrich memuji Obama yang menurutnya ingin mengingatkan komite Nobel bahwa meski dirinya menerima hadiah Nobel Perdamaian, dia tetap bisa menggunakan kekerasan untuk perang. "Saya pikir dalam beberapa hal, itu pidato yang sangat bersejarah," tutur Gingrich seperti dilansir situs Politico, Jumat (11/12/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Isi pidato Obama memang mengejutkan. Dengan terang-terangan Obama menyatakan bahwa perang kadang-kadang diperlukan dan dibenarkan secara moral.

"Akan ada waktunya saat negara-negara -- bertindak sendirian ataupun bersamaan -- akan menemukan bahwa penggunaaan kekerasan kadang-kadang bukan cuma diperlukan namun juga dibenarkan secara moral," kata Obama dalam pidatonya di Oslo.

"Jangan salah, kejahatan ada di dunia ini. Gerakan non-kekerasan tak akan bisa menghentikan militer Hitler. Negosiasi tidak bisa membujuk para pemimpin Al Qaeda untuk meletakkan senjata mereka," tutur Obama dalam pidatonya.

Obama juga membela keputusannya mengirimkan sekitar 30 ribu pasukan tambahan ke Afghanistan. "Kita sedang berperang dan saya bertanggung jawab atas pengerahan ribuan orang muda Amerika untuk berperang di tempat yang jauh. Beberapa akan membunuh dan beberapa akan terbunuh," ujar Obama.

Obama bahkan dengan bangga menyebutkan peran AS dalam menciptakan keamanan dunia. "Apapun kesalahan yang pernah kita buat, faktanya adalah: AS telah membantu menciptakan keamanan global selama lebih dari enam dekade dengan darah warga-warga kita dan kekuatan militer kita," tegas Obama.

"Jasa dan pengorbanan orang-orang kita telah membantu perdamaian dan kemakmuran dari Jerman hingga Korea, serta memungkinkan demokrasi ada di tempat-tempat seperti Balkan," pungkasnya. (ita/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads