Saat menyerahkan berkas itu, sebagian aktivis membentangkan poster bertuliskan 'Pak Zulkifli Hasan, Hentikan Penjahat Hutan!'. 2 boneka orang utan turut di arak yang menjadikan simbol hilangnya hutan di Indonesia.
"Beberapa perusahaan sudah memutus kontrak dengan perusahaan perusak hutan tersebut. Kita ingin melihat langkah nyata dari pemerintah," kata juru kampanye hutan Greenpeace Asia Tenggara Joko Arif di halaman Gedung Dephut, Jl Patal Senayan, Jakarta, Jumat (11/12/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penghentian kerjasama itu dilakukan sehari setelah Greenpeace melakukan aksi di lahan gambut perusahaan SM dan APRIL," imbuhnya.
Sebagai catatan, Indonesia menjadi negara dengan penggundulan hutan terbesar di dunia. Akibatnya, Indonesia menyumbang pemanasan global terbesar ketiga setelah AS dan China.
Sayangnya, Menhut Zulkifli Hasan enggan menemui demonstran. Tidak ada penjelasan resmi atas penolakan tersebut. Sementara 4 polisi berseragam terus menjaga aksi damai itu.
(Ari/nwk)










































