"Itu sudah musibah. Klasifikasi semua sudah dipenuhi sesuai standar," kata Kepala Dinas Kebakaran DKI Jakarta, Paimin Napitupulu, saat berbincang dengan detikcom, Jumat (11/12/2009).
Perlengkapan keselamatan mulai dari baju antipanas, masker oksigen, helm, sepatu dan sarung tangan sudah dia kenakan. Namun, Tuhan rupanya berkehendak lain.
Saat api sudah mulai mereda, Sulis serta tim pemadam kebakaran lainnya mencoba mendinginkan api dengan terus menyemprotkan air ke rumah warga Kelurahan Jembatan Besi, Tambora, Jakbar, Kamis malam. Namun, batu bata yang jebol menimbunnya hidup-hidup.
Satu jam kemudian, Sulis baru ditemukan dalam keadaan pingsan dan kekurangan oksigen. Sulis kemudian dilarikan ke RS Sumber Waras untuk diberi pertolongan.
Namun, Sulis tak bisa diselamatkan. Sulis meninggal di usianya yang baru menginjak 24 tahun.
(mei/nrl)











































