FPKB: Sri Mulyani Jangan Lokalisir Masalah

Sri Mulyani Tuding Ical

FPKB: Sri Mulyani Jangan Lokalisir Masalah

- detikNews
Kamis, 10 Des 2009 22:34 WIB
FPKB: Sri Mulyani Jangan Lokalisir Masalah
Jakarta - Tudingan Menteri Keuangan Sri Mulyani bahwa pansus angket Century dimaksudkan untuk mendiskreditkan dirinya terus menuai kecaman. Wakil ketua FPKB Anna Muawanah meminta Sri Mulyani tidak melokalisir skandal Bank Century dengan isu perselisihan antara dirinya dan Ketum Golkar, Aburizal Bakrie.

"Sri Mulyani saat itu cukup powerfull, dia orang dekat dan kepercayaan SBY, terbukti dengan dipercayanya dia menjadi Menko yang merangkap Menkeu. Jadi kalau pun ada masalah pribadi dengan Ical, itu sedikitlah pengaruhnya. Hasil audit BPK, dia harus bertanggung jawab. Jangan ditarik ke persoalan personal," kata Anna kepada detikcom, Kamis (10/12/2009).

Menurut anggota pansus angket Century ini, Sri Mulyani sebagai orang terdidik dan berpengalaman harusnya lebih rasional dalam melihat kasus skandal Century. Apalagi hasil lembaga tinggi negara seperti BPK secara resmi mengumumkan ada dugaan pelanggaran pidana dalam kasus Bailout Bank Century sebesar Rp 6,7 Triliun.

"Analisa kami, posisi Bu Ani yang begitu kuat saat itu, menjadikan dia merasa di atas angin. Jadi tak ada yang bisa menghalangi sehingga kebijakannya tidak ada yang mengontrol meski berpotensi salah. Apalagi dia yang pernah kerja di IMF, kepercayaanya Pak SBY, cerdas dan menjadi Menko dan Menkeu," papar Anna.

FPKB meminta Sri Mulyani tenang dan tidak panik dalam menghadapi rencana pansus memanggil dirinya. Yang terpenting harus disiapkan adalah menjawab hasil audit BPK dan data-data soal notulensi rapat yg didapat anggota pansus angket century.

"Kita berharap Bu Sri Mulyani fokus menyiapkan jawaban atas berbagai data yg kita miliki dan hasil audit BPK. Jangan dialihkan ke persoalan personal," pungkasnya.

(yid/mad)


Berita Terkait