Pimpin Pansus, Idrus Bantah Incar Kursi Boediono dan Sri Mulyani

Sri Mulyani Tuding Ical

Pimpin Pansus, Idrus Bantah Incar Kursi Boediono dan Sri Mulyani

- detikNews
Kamis, 10 Des 2009 19:15 WIB
Pimpin Pansus, Idrus Bantah Incar Kursi Boediono dan Sri Mulyani
Jakarta - Ketua Pansus Angket Skandal Bank Century Idrus Marham membantah keras sikap kritisnya dalam kasus bailout Rp 6,7 Triliun karena mengincar posisi Wapres dan Menkeu. Menurutnya, Golkar sudah kalah dalam pemilu 2009 dan akan berjuang lagi dalam pemilu 2014, bukan menyalip di tikungan.

"Yang penting adalah bagaimana Tahun 2014 Golkar jadi presiden. Jadi kalau ada yang mengatakan mau jadi Wapres atau Menkeu itu sangat kecil. Kita bertarung fair mempersiapkan 2014. Jangan berfikir kita mencari tikungan," kata Idrus kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (10/12/2009).

Idrus menagaskan bahwa kerja pansus angket akan berdasarkan data dan fakta yang dimiliki anggota pansus selama ini. Karena itu, Idrus meminta Sri Mulyani tidak panik dan berlebihan dalam menyikapi cara kerja pansus angket Century.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Semua yang diduga tahu akan dipanggil. Nanti kita tunggu data, kita akan melihat dalam pansus fakta apa saja yang kita temukan. Setelah itu, kita susun siapa saja yang akan dipanggil," papar Sekjen DPP Golkar ini.

Tanggapi Temuan BPK


Sementara itu, Ketua FPG Setyo Novanto menilai Sri Mulyani adalah tokoh yang ahli di bidangnya dan profesional. Karena itu, tidak seharusnya khawatir dengan langkah pansus jika memang kebijakannya dalam koridor yang benar.

"Golkar bisa mengerti tekanan yang dialami Menkau. Sebagai tokoh yang berprestasi dan dihormati, Golkar yakin Bu Sri Mulyani bisa segera menyelesaikan masalah ini," kata Setyo.

Pria yang juga menjabat bendahara DPP Partai Golkar ini menyarankan Sri Mulyani tenang dan mempersiapkan jawaban atas hasil audit BPK beberapa waktu lalu. Kemampuan Sri Mulyani yang cukup diakui semua pihak saat ini harus menjadi penenang agar tidak memunculkan pernyataan-pernyataan liar.

"Tanggapi saja temua BPK secara detail, lengkap dan transparan. Selama ini kan sudah terbukti berprestasi dalam memperbaiki sistem yang begitu sulit. Soal pembuktian Century dia pasti bisa," pinta Setyo.

"Tidak perlu panik dan membuat pernyataan liar. Silahkan tanggapi temuan penyidik. Golkar akan dukung transparansi semaksimal mungkin," pungkasnya.

(van/mad)


Berita Terkait