Aksi dalam rangka Hari HAM Sedunia dan peristiwa penembakan petani di Desa Rengas, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, ini juga menuntut pemecatan terhadap oknum Brimob yang melakukan penembakan terhadap 20 petani dalam peristiwa di Desa Rengas, Ogan Ilir, itu.
"Kami juga menuntut penarikan aparat Brimob di lokasi yang tengah menjadi sengketa antara petani dengan PT PN VII," kata Anwar Sadat, Direktur Walhi Sumsel, yang membacakan pernyataan sikap tersebut.
Selain melakukan pertunjukan teater, pembacaan puisi, para pengunjukrasa yang terdiri dari aktifis LSM, petani. Massa juga menyerahkan sepasang sepatu lars yang sebelumnya telah ditaburi bunga.
Aksi dimulai pukul 10.40 dan berakhir pukul 11.30.
(tw/djo)











































