Antisipasi Delay, Bandara Madinah Perbaiki Manajemen Penerbangan

Laporan dari Arab Saudi

Antisipasi Delay, Bandara Madinah Perbaiki Manajemen Penerbangan

- detikNews
Kamis, 10 Des 2009 08:58 WIB
Antisipasi Delay, Bandara Madinah Perbaiki Manajemen Penerbangan
Makkah - Agar kejadian keterlambatan atau delay yang lama tidak terulang seperti di Bandara King Abdul Aziz Jeddah, otoritas Bandara Ahmad bin Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah meperbaiki manajemen penerbangan.

Otoritas bandara di Madinah juga menjelaskan soal kompensasi dan sosialisasi intensif kepada jamaah haji tentang kemungkinan delay jadwal keberangkatan.

"Mereka menyatakan sangat khawatir insiden Jedah terjadi di Madinah. Ini membuat mereka mengubah manajemen pelayanan penerbangan kepada jemaah," kata Kepala PPIH Daerah Kerja Madinah, Cepi Supriatna, kepada wartawan Media Center Haji di Madinah, Rabu (9/12/2009) waktu setempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Cepi, pihak PPIH juga telah meminta operator penerbangan Saudi Arabia Airlines juga melakukan hal yang sama.

"Kami meminta mereka menjelaskan secara intensif kepada jemaah haji Indonesia jika terjadi keterlambatan pemulangan di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah," ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kepulangan sejumlah kelompok terbang jamaah haji Indonesia gelombang pertama di Bandara King Abdul Aziz Jeddah sempat mengalami keterlambatan yang parah hingga 18-20 jam.

Akibat kurangnya informasi soal keterlambatan itu, mengakibatkan sejumlah jamaah haji Indonesia sempat emosi dan melakukan pemukulan terhadap petugas PPIH dan merusak posko BPHI.

"Jika diantisipasi secara dini oleh operator penerbangan yang akan membawa jemaah haji ke Tanah Air, ketegangan dipastikan tidak akan terjadi. Mereka mestinya rajin memberitahukan mengenai alasan keterlambatan," sambung Sekretaris Daker Madinah Mukholih Jimun.

Dijelaskankan Mukholih, berdasarkan hasil rapat Kepala Daker Madinah Cepi Supriatna dengan otoritas bandara di Madinah, mereka juga menyatakan siap memberikan kompensasi kepada jamaah haji Indonesia bila terjadi keterlambatan. Kompensasi dimaksud adalah berupa makanan dan minuman agar para jamaah tidak jenuh berada di bandara.

(zal/lrn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini