Koordinator Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Usman Hamid, mengatakan acara pagelaran buadaya akan dilangsungkan di Silang Monas, Jakarta Pusat, Kamis (10/12/2009) pukul 11.00 WIB. Akan ditampilkan musik dari petani dari Megelang, Jawa Tengah dan juga dari beberapa musisi.
"Kita perkirakan akan ada ribuan petani, buruh yang akan ikut dala aksi ini. Kami ingin buktikan bahwa mereka betul-betul meminta perhatian dari pemerintah," kata Usman saat berbincang dengan detikcom via telepon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita memperingati HAM dengan mengarahkan pada tuntutan keadilan bagi rakyat kecil. Kasus pelanggaran HAM pada perempuan dalam beberapa tahun ini juga mengemuka," ujar Usman.
Di Indonesia, lanjut Usman, realitas hukum yang juga menjadi nafas bagi penegakan HAM yang sekarang yang terjadi, lebih condong dan dekat pada kekuasaan. Sehingga, kasus seperti Prita, Khoe Seng Seng, dan Nenek Minah bisa marak terjadi.
"Banyak lagi kasus yang menunjukkan keadilan tidak berpihak pada orang kecil. Karena hukum digunakan untuk orang besar dan punya dana yang besar untuk menyewa pengacara-pengacara," katanya.
(fiq/lrn)










































