Kegiatan kebudayaan untuk sosial kemanusiaan itu berlangsung di Teater Minor, Praha, pada Selasa (8/12/2009). Bule-bule Ceko nan aduhai berlenggak-lenggok dengan tarian Indonesia ternyata memantik sensasi tersendiri dan menambah meriah suasana.
"Kegiatan seperti ini menunjukkan keberhasilan program Darmasiswa dan salah satu hasilnya adalah kedekatan hati antara masyarakat Ceko dan Indonesia," terang Konselor Pensosbudpar Azis Nurwahyudi dalam pidato pembukaan mewakili KBRI Praha.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para alumni Darmasiswa Ceko dari berbagai angkatan, dimotori oleh Jana Vozabova, bukan hanya menampilkan tari tradisional Indonesia, tetapi juga mempromosikan Indonesia dengan gamelan Bali, nyanyian, pameran foto, lelang barang dan menggandeng Java CafΓ© khusus untuk promosi kuliner Indonesia.
Penonton seolah-olah dibawa melancong ke Indonesia. Dimulai dengan Jawa dan kebudayaannya, meliputi peragaan busana tradisional Jawa, Tari Merak dan Tari Yapong, yang dibawakan oleh para penari molek bermata biru dari Yayasan Kintari, Praha. Disusul Tari Bajidor Kahot yang lincah dan hot oleh para penari dari sanggar Sekar Melati binaan KBRI Praha.
Selanjutnya ditampilkan kebudayaan Sumatera, berupa lagu-lagu tradisional, foto-foto alam Minang nan permai dan pertandingan perahu naga Tanjung Pinang Cup dari Prague Dragon Boat Club, yang mempunyai hubungan baik dengan kota Tanjung Pinang. Dua perahu naga sumbangan walikota Tanjung Pinang, yakni perahu Gurindam dan Pantun terlihat ditampilkan.
Lepas dari Sumatera menuju Bali, pulau dewata yang indah. Apa dan bagaimana Bali disampaikan dalam bahasa visual foto yang begitu kuat. Juga ada Tari Cenderawasih, Tari Gabor, Tari Rangda dengan iringan gamelan Bali live oleh Sanggar Cakrawala pimpinan John Adam.
Sesi berikutnya menampilkan video mengenai kiprah alumni Darmasiswa Jana Vozabova dan Yayasan Kintari yang dibentuknya dalam upaya membangun SD Ngolang di Lombok. Diperlihatkan kondisi gedung SD yang tidak layak sebelum direnovasi, dan setelah renovasi oleh Yayasan Kintari.
Tayangan video juga memperlihatkan betapa kedekatan hubungan para pemuda Ceko dengan penduduk sekitar SD Ngolang tersebut. Mereka membantu meningkatkan kesehatan penduduk dengan memberikan pengobatan dan bantuan vitamin.
Sementara itu foto-foto kehidupan di Lombok dan masyarakat Minang hasil jepretan alumni Darmasiswa ketika belajar di Universitas Andalas juga dipamerkan.
Demi menambah perolehan sumbangan korban gempa Sumatera Barat dan melanjutkan pembangunan SD di Lombok, Yayasan Kintari juga menjual pernak-pernik khas Indonesia dan melakukan lelang barang.
(es/es)











































