SBY Ikut Berduka Atas Meninggalnya Orator Demo

Aksi 9 Desember

SBY Ikut Berduka Atas Meninggalnya Orator Demo

- detikNews
Rabu, 09 Des 2009 13:09 WIB
SBY Ikut Berduka Atas Meninggalnya Orator Demo
Jakarta - Kabar meninggalnya Andi Paralai dari Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GNPK) dalam aksi unjuk rasa memperingati Hari Antikorupsi Internasional di Bundaran HI telah sampai ke Presiden SBY. Kepada pihak keluarga di Pemalang, Jateng, yang ditinggalkan Presiden SBY menyampaikan rasa belasungkawa.

“Presiden ikut berduka dan menyampaikan belasungkawanya kepada keluarga yang ditinggalkan,” kata Jubir Kepresidenan Julian Aldrin Pasha pada detikcom, Rabu (9/12/2009).

Menurut  Julian, informasi tentang meninggalnya Andi Paralai dilaporkan langsung oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Wahyono di Pangkalan Udara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur. Yaitu sebelum Presiden SBY dan rombongan bertolak ke Bali siang ini untuk menghadari Bali Democracy Forum II.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Beliau berharap tidak ada korban lain dan kejadian ini tidak mengganggu semangat kita memerangi korupsi,” jelas Julian.

Andi Paralai adalah Ketua GNPK dari  cabang Pemalang, jawa Tengah. Usai menyampaikan orasi dalam unjuk rasa memperingati Hari Antikorupsi Sedunia di Bundaran HI, mendadak dia jatuh pingsan.

Melihat kejadian ini, massa GNPK bergegas melarikan Andi Paralai di RS Bunda, Menteng. Sayang dalam perjalanan pria berusai 31 tahun itu menghembuskan nafas terakhirnya. "Dia kecapekan, karena sejak kemarin melakukan rapat soal antikorupsi," kata Basari, salah seorang anggota GNPK.

(lh/nrl)


Berita Terkait