Massa IMM memang menggelar aksi di depan pintu gerbang BI Yogyakarta, Jl Senopati Yogyakarta, Rabu (9/12/2009). Aksi itu juga diikuti mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, dan Universitas Ahmad Dahlan (UAD).
Dua orang peserta aksi tampak mengenakan topeng berwajah Boediono, Sri Mulyani dan seekor tikus. Mereka juga membawa beberapa lembar uang kertas palsu Rp 100 ribuan dan bendera IMM.
Massa tidak bisa masuk ke kantor BI. Dua pintu gerbang ditutup dan dijaga puluhan personel Poltabes Yogyakarta. Mahasiswa hanya bisa menggelar orasi di depan pintu gerbang.
Koordinator aksi Ariful Umar, menyatakan pihaknya menuntut pertanggungjawaban Presiden SBY dalam kasus Century, mendesak semua yang terlibat skandal Bank Century diadili, dan meminta Pansus Hak Angket Century bekerja transparan.
"Kami menuntut Wapres Boediono yang dulu menjabat sebagai Gubernur BI dinonaktifkan. Begitu juga dengan Menkeu Sri Mulyani," kata Arif.
Puas berorasi, mahasiswa kemudian mengumpulkan uang receh dari setiap orang. Uang receh pecahan Rp 100. Rp 200 dan Rp 500 yang terkumpul selanjut dilemparkan ke halaman kantor BI. Aksi ini membuat beberapa orang satpam dan pegawai BI yang berdiri di dekat pintu gerbang menyingkir.
Usai melakukan aksi tersebut, mahasiswa bergerak ke Titik Nol Kilometer di simpang empat Kantor Pos Besar Yogyakarta. Jaraknya sekitar 100 meter dari gedung BI Yogyakarta. (bgs/djo)











































