Harapan Ota dan Waluyo Terhadap Bibit-Chandra

Harapan Ota dan Waluyo Terhadap Bibit-Chandra

- detikNews
Selasa, 08 Des 2009 19:51 WIB
Jakarta - Aktifnya Bibit Samad Rianto dan Chandra Hamzah membuat Plt pimpinan KPK Mas Achmad Santosa dan Waluyo tergeser. Apa harapan dua orang yang baru menjabat di KPK selama 2 bulan tersebut?

Bagi Mas Achmad Santosa atau Ota, Chandra dan Bibit akan dikenang sebagai pejuang antikorupsi yang tak kenal menyerah. Sejarah akan mencatat bahwa keduanya telah membuka mata para petinggi negeri ini tentang menangnya gerakan moral masyakarat dalam mendukung penegakan hukum.

"Betapa besarnya risiko yang dihadapi para pejuang antikorupsi, namun sejarah akan mencatat hal tersebut dan memberi hikmah pada kita semua," kata Ota saat memberi sambutan usai Sertijab di KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (8/12/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, Ota juga merasa bangga telah menjadi bagian penting dalam proses sejarah ini. Selama dua bulan di KPK, pria pelontos ini mengaku telah mendapat banyak pengalaman berharga.

Kini, dengan kembalinya Bibit dan Chandra, KPK telah memililki 5 pilot pesawat baru yang lengkap. Namun, ia memperingatkan masih ada ancaman cuaca dan gangguan turbulensi ke depan dalam perjalanan pesawat tersebut menuju bandara kebaikan.

"Tapi dengan awak yang baik bisa terbang ke Indonesia lebih baik. Terima kasih pada para mitra kerja dan staf KPK," tutup Ota dalam sambutannya.

Sementara itu, bagi Waluyo, Bibit dan Chandra adalah para pahlawan antikorupsi. Dengan kembalinya mereka, diharapkan bisa mengusut tuntas semua kasus di KPK. Termasuk skandal Bank Century.

"Saya harap BC (bibit dan chandra) jilid II adalah Bank Century," kata pria yang akan aktif kembali di Pertamina ini.

Lebih lanjut, Waluyo berharap kembalinya Bibit dan Chandra sebuah titik balik untuk perbaikan. Semua pihak harus memetik pelajaran dari kasus tersebut.

"Walau kami tak lagi di KPK, Insya Allah roh pemberantasan korupsi masih sama. Selamat datang kembali Bibit dan Chandra," kata Waluyo.



(mad/gah)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads