"Pak Bibit jangan cuti dulu, langsung saja masuk dan bekerja," teriak salah satu anggota Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi (Kompak) di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Selasa (8/12/2009).
Mendengar teriakan tersebut, Bibit hanya tersenyum. "Terima kasih," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tumpeng tersebut berisi sejumlah lauk pauk dan terdapat wortel yang dibentuk seperti Cicak. Kompak menyerahkan langsung tumpeng tersebut kepada Bibit-Chandra dan meminta untuk memotongnya.
"Kami serahkan tumpeng ini agar Bapak-bapak bisa bekerja lebih baik dan mau mengusut tuntas kasus Century," kata Koordinator Kompak Fadjroel Rachman.
Selain Fadjroel hadir pula, mantan anggota DPD Marwan Batubara, Koordinator Kontras Usman Hamid dan mantan anggota DPR Ade Daud Nasution.
Mendapat sambutan luar biasa saat kembali ke KPK, nampak wajah Bibit-Chandra tidak lepas dari senyuman. Wajah keduanya berseri-seri saat menerima dan memotong tumpeng tersebut.
Sebelum penyerahan tumpeng, para anggota Kompak juga sempat berdoa. Intinya agar Bibit-Chandra diberi perlindungan saat menjalankan tugas. Kemudian setelah tumpeng dipotong, seluruh peserta meneriakkan yel-yel 'hidup KPK' diikuti dan tepuk tangan meriah.
(ape/iy)











































