"Mengingatkan itu wajar. Memang ada gerakan mengajak demonstrasi," kata Marzuki di sela sidang keempat APA, Hotel Savoy Homann, Bandung, Selasa (8/12/2009).
Menurut Marzuki, pernyataan Presiden bukan untuk memperkeruh suasana. "Dengan peringatan itu kan massa bisa lebih berhati-hati," lanjutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang penting tindakan bukan hura-hura di jalan," cetus Marzuki.
Marzuki menyambut positif masyarakat yang besok akan turun ke jalan. Aksi demonstrasi pasti menjadi wahana perlawanan terhadap korupsi.
"Demonstrasi itu keniscayaan. Yang penting jangan anarkis dan hormati lambang-lambang negara. Jangan main bakar foto presiden," pungkasnya.
(fay/nrl)











































