"Saya mohon Prof Nila mau menjadi utusan khusus sekaligus duta besar untuk penyuksesan program Millenum Development Goals (MDGs)," ungkap SBY, Senin (7/12/2009).
Ini disampaikannya dalam pembukaan Munas II Dharma Wanita Persatuan di Istana Negara, Jakarta. Di organisasi yang beranggotakan Dharma Wanita lingkungan instansi pemerintahan ini, Nila sudah 10 tahun menjabat ketua umum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Presiden menjelaskan, MDGs adalah salah satu program prioritas yang PBB laksanakan. Lingkup kegiatan utama adalah meningkatkan kesejahteraan masayarakat melalui pemberdayaan keluarga, menggiatkan usaha kecil, perluasan pendidikan, pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak serta pengelolaan lingkungan hidup.
"Karena besar dan penting tugasnya, saya kira tidak perlu berlama-lama untuk menyatakan kesedian sebagai special envoy," lanjut SBY.
Penyataan terakhir ini SBY sampaikan sebab sudah satu bulan Nila Moeloek belum memberikan jawaban atas tawaran itu. Kepada wartawan yang mencegatnya usai acara, Nila menyatakan tawaran tersebut masih dia pertimbangkan terkait dengan rencananya untuk kembali mengajar.
"Tunggu nanti saja ya, saya nggak mau nanti ada macem-macem," jawab Nila santai.
Meski demikian Nila mengaku sudah punya agenda untuk tugas selaku duta besar dan utusan khusus RI di PBB untuk MDGs. "Pemerintah harus punya sistem dalam masalah ini, kekuatan membuat konsep untuk melaksanakan, lalu pemberdayaan masyarakatnya sendiri," papar Nila. (lh/anw)











































