"Kita belum tahu berapa personel, mereka belum memberitahukan. Kita sendiri persiapkan separuh kekuatan Polda," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Boy Rafli Amar kepada wartawan di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Senin (7/12/2009).
Boy mengaku pihaknya belum mendapat pemberitahuan dari peserta demonstran terkait tempat demo. "Sementara di Bundaran HI saja. Kalau di Monas dan DPR belum ada pemberitahuan," katanya.
Lebih jauh Boy menjelaskan, peserta demo diwajibkan memberitahukan kegiatan demo yang akan digelar ke Direktorat Intelkam Polda Metro. "Berapa jumlah massa, alat peraga apa dan tempatnya dimana," ujarnya.
Hal itu dilakukan untuk memberikan pelayanan dalam bentuk pengamanan terhadap peserta demo agar berjalan aman dan tertib. Selain itu, pengamanan juga dilakukan untuk memberi rasa aman terhadap masyarakat.
"Kasihan kan masyarakat yang mau bekerja," jelasnya.
Boy menegaskan, jika peserta demo melakukan tindakan anarkis dan pengerusakan, pihaknya tidak segan-segan menindak tegas peserta demo yang melanggar. Boy berharap, peserta demo nantinya berunjuk rasa dengan tertib dan aman.
"Jangan bertindak anarkis sehingga mengganggu ketertiban bersama," pungkasnya.
(mei/lrn)











































