Demikian catatan laporan Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Departemen Agama (Depag) yang diperoleh Media Center Haji Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja Makkah, Senin (7/12/2009) pukul 01.35 Waktu Arab Saudi.
Dari data itu, tercatat 161 orang jamaah haji Indonesia meninggal dunia di Makkah, 24 orang di Madinah, 12 orang di Mina, 7 orang di Jeddah, 3 orang di Arafah dan 2 orang di perjalanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para jamaah haji yang wafat ini, 67 orang di sejumlah Rumah Sakit Arab Saudi, 52 orang di pemondokan, 48 orang meninggal dunia di Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI), 17 orang di perjalanan, 9 orang di sektor BPHI, 8 orang di masjid, 6 orang di bandara dan satu orang di pesawat.
Untuk data yang terakhir jamaah yang wafat pada hari Minggu (6/12/2009) ini di Makkah adalah jamaah haji asal Salatiga, Jawa Tengah bernama Bambang Aris Sampoerno bin R Brotosudirdjo, jamaah haji BPIH khusus dari PT Patuna Mekar Jaya.
Dia meninggal dunia di RS Arab Saudi sekitar pukul 00.30 dini hari tadi. Selain itu, jamaah haji bernama Salim bin Suro Sentono asal Nganjuk dengan Kloter 10 MES atau embarkasi Medan, Kasindra bin Samidiarjo asal Banyumas dari Kloter JKG 22 embarkasi Pondok Gede, Sunarto bin Mat Yadi asal Blitar dari Kloter 66 SUB embarkasi Surabaya, Diman Husin bin Husin asal Palembang dengan Kloter 12 PLM.
Juga jamaah bernama Mundariyah binti Rasim asal Pemalang dengan Kloter 70 SOC embarkasi Solo, Maimunah Binti H Muhammad asal Tanjung Berulak dari Kloter 06 BTH embarkasi Batam, RA Zainah Binti RM Enggung asal Palembang dengan Kloter 11 PLM, Masriah Binti Aria asal Kuningan dari Kloter 17 JKS embarkasi Bekasi, Tanem binti Toprawiro asal Kediri dari Kloter Jamaah Haji Khusus PT Arminareka Perdana yang meninggal. Tanem adalah jamaah satu-satunya yang meninggal di Madinah hari ini.
(zal/nwk)











































