Laut Timor NTT Tercemar Minyak Mentah, Nasib Nelayan Makin Sengsara

Laut Timor NTT Tercemar Minyak Mentah, Nasib Nelayan Makin Sengsara

- detikNews
Minggu, 06 Des 2009 21:30 WIB
Jakarta - Nasib Nelayan di perairan Laut Timor Nusa Tenggara Timur (NTT) semakin memprihatinkan. Di tengah penderitaan nelayan yang semakin sulit melaut karena seringkali ditahan patroli keamanan laut Australia, kawasan mereka untuk mencari nafkah pun kini dinyatakan positif tercemar tumpahan minyak mentah.

"Laut Timor sudah positif tercemar minyak mentah. Ini sangat mencemaskan," ujar Direktur Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Sulawesi Utara Lita Mamonto di kantornya, Jl Tegal Parang Utara, Jakarta Selatan, Minggu (6/12/2009).

Menurut Lita, pencemaran kali ini cukup besar. Dampak yang dirasakan petani rumput laut, nelayan tradisional hingga petani garam pun tidak sedikit. Tidak hanya itu, konsumsi ikan mati oleh masyarakat pesisir pun berpotensi menggangu kesehatan masyarakat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bersama dengan pegiat lingkungan hidup lainnya, Lita mendesak agar pemerintah dapat segera mengambil tindakan tegas untuk tetap menjaga keberlangsungan hidup masyarakat sekitar.

"Pemerintah harus segera mengidentifikasi dampak terhadap petani, nelayan oleh tim independen dan memberikan kompensasi yang pantas," pinta Lita.

Karena tumpahan minyak yang terjadi sejak 21 Agustus 2009 ini berasal dari Ladang Montara di Blok West Atlas Laut Timor perairan Autralia, Lita minta agar pemerintah menuntut Pemerintah Australia untuk melakukan pencegahan agar pencemaran tidak semakin meluas.

(did/amd)


Berita Terkait