"Dia (JK) kan yang dilapori Sri Mulyani pertama kali," kata Ketua FPDIP DPR, Tjahjo Kumolo, di sela Rakerda V PDIP Jateng di Panti Marhaenis, Jl Brigjen Katamso, Semarang, Minggu (6/12/2009).
Setelah JK, kata Tjahjo, orang yang dipanggil adalah Sri Mulyani, Boediono, pejabat BI, dan orang yang diduga terkait pencairan dana lebih dari Rp 6,7 triliun tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Presiden yang berhak untuk itu. Kita sebatas memberi rekomendasi," ungkapnya.
Tjahjo meminta masyarakat tak berpikir terlalu jauh dengan memprediksi pansus bakal gagal mengungkap skandal Century. Pasalnya, kerja pansus diupayakan transparan, sehingga bisa dikritisi.
Selain menunggu kinerja pansus, Tjahjo meminta KPK, kejaksaan, dan polisi aktif menyelidiki skandal Century. "Temuan BPK sudah jelas mengindikasikan adanya penyimpangan dalam penggelontoran dana tersebut," jelasnya.
Petinggi DPP hadir di rakerda secara bergelombang. Mereka adalah Aria Bima, Tjahyo Kumolo, Budiman Sudjatmiko, dan Puan Maharani. Ratusan kader meramaikan acara tersebut.
(try/nrl)











































