"Padahal sebagai presiden, dia harus memberikan rasa aman," kata mantan aktivis yang kini menjadi anggota DPR dari PDIP, Budiman Sudjatmiko, di sela Rakerda V PDIP Jateng di Panti Marhaenis, Jl Brigjen Katamso, Semarang, Minggu (6/12/2009).
Budiman mengatakan, sebagai presiden, SBY tak seharusnya mengungkapkan laporan intelijen ke ranah publik. Yang penting, dia meminta jajarannya mengoptimalkan pengamanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Harusnya dia cool. Tak perlu khawatir gerakan-gerakan sosial, ekspresi masyarakat sipil," ujarnya.
Politisi lulusan Inggris ini yakin, 100 ribu orang yang memperingati Hari Antikorupsi itu tak akan bisa menjatuhkannya dari kekuasaan. Karena itu, SBY tak perlu khawatir dengan aksi 9 Desember.
"Toh aksi itu bukan gerakan makar. Saya kenal mereka. Mereka hanya memperingati Hari Antikorupsi. Harusnya pemerintah mendukung, bukan menuduh macam-macam," paparnya.
Selain Budiman, Rakerda V PDIP Jateng dihadiri Ketua DPP Puan Maharani, Ketua FPDIP DPR Tjahjo Kumolo, dan lain-lain. Ratusan orang memenuhi pusat kegiatan partai berlambang banteng moncong putih di Jateng itu.
(try/nrl)











































