"SBY harus meminta maaf secara terbuka kepada publik antikorupsi, karena menuduh gerakan 9 Desember ditunggangi dan berniat makar terhadap pemerintah SBY," kata koordinator Koalisi Masyarakat Anti Korupsi (Kompak) Fadjroel Rachman saat dihubungi, Minggu (6/12/2009).
Gerakan tanggal 9 mendatang, menurut Fadjroel, lebih bertujuan untuk mengkampanyekan tekad Indonesia yang terbebas dari korupsi. Aksi ini juga akan serentak dilakukan di 33 provinsi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada Jumat 4 Desember, SBY tiba-tiba saja memberi peringatan akan ada gerakan sosial pada 9 Desember di Jakarta. Dia menengarai akan ada gerakan dari sejumlah pihak yang bermotif politik dengan berbalut Hari Antikorupsi Internasional yang jatuh pada hari itu.
"Saya juga mendapatkan informasi bahwa 9 Desember akan ada gerakan-gerakan sosial," kata SBY.
(mok/mok)











































