Tak lama setelah terpilih, muncul penolakan-penolakan dari masyarakat. Organisasi mahasiswa, HMI MPO menolak Idrus lantaran dia dianggap bagian dari kompromi politik untuk menyelamatkan pihak-pihak yang terlibat dalam kasus Century.
Tak cuma ditolak setelah terpilih, sebelum terpilih pun Idrus sempat mendapatkan penolakan. Demonstran di DPR pada Jumat (4/12/2009) kemarin menuding Idrus titipan dari Cikeas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami khawatir adanya gerakan yang sudah mulai terlihat nyata. Ketika upaya mereka partai penguasa membendung hak angket gagal, maka strategi mereka berikutnya adalah, numpang dan membajak kepemimpinan Pansus Angket," keluh Bambang.
Bambang yang dari awal lantang menyuarakan kasus Century ini justru tidak dijagokan oleh Golkar sebagai pimpinan Pansus. Partai beringin malah memilih wajah baru di Pansus Century, Idrus Marham yang diduga malah belum menandatangani usulan Hak Angket Century.
Menanggapi hal ini, Idrus buru-buru membantahnya. "Kata siapa saya belum menandatangani. Jangan cuma katanya-katanya," ujarnya usai terpilih semalam.
Terpilihnya Idrus Marham memang telah berhembus lama. Idrus, yang memiliki kedekatan dengan Cikeas dianggap bisa membuat Angket Century lebih 'melunak'.
Kedekatan Idrus dan Cikeas tampak saat Presiden SBY menjadi saksi pernikahan Idrus yang berlangsung belum lama ini. Selain SBY, Wakil Presiden Jusuf Kalla juga menjadi saksi dalam pernikahan Idrus dengan wanita cantik mantan presenter TV.
Namun Idrus berjanji Hak Angket Century tidak akan mandek di tengah jalan sebagaimana hak angket sebelumnya. "Tidak akan mandek. Silakan tulis itu," kata Idrus semalam.
Idrus optimistis dengan suksesnya Hak Angket Century lantaran beberapa alasan di antaranya yakni sebanyak 503 anggota DPR mendukung Pansus ini. Selain itu data-data yang dibutuhkan sudah siap.
Kita tunggu saja gebrakan Pansus yang diharapkan bisa meluruskan benang kusut kasus Century tersebut.
(anw/anw)










































