Gayus akan Panggil SBY, Mahfud Siddiq Panggil PPATK

\'Kampanye\' Calon Ketua Pansus Century

Gayus akan Panggil SBY, Mahfud Siddiq Panggil PPATK

- detikNews
Jumat, 04 Des 2009 20:48 WIB
Gayus akan Panggil SBY, Mahfud Siddiq Panggil PPATK
Jakarta - Komisi III DPR saat ini sedang 'mengaudisi' 4 anggota Pansus Century untuk dijadikan sebagai ketua Pansus. Empat calon ketua dari empat fraksi terbesar, Demokrat, PDIP, Golkar dan PKS telah menjagokan masing-masing calonnya. Mereka pun diberi kesempatan untuk 'berkampanye'.

Gayus Lumbuun, jago dari FPDIP berjanji akan memanggil siapa pun yang terkait dengan kasus Bank Century, tak terkecuali Presiden sekali pun.

"Kita akan memanggil siapa saja, termasuk orang tertinggi negara ini jka ada indikasi. Siapa pun, termasuk Presiden akan kita panggil ke gedung ini untuk dimintai keterangan," kata Gayus di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (4/12/2009) malam.

Gayus juga memaparkan audit hasil investigasi BPK yang menyebutkan adanya indikasi rekayasa mulai dari proses merger Bank Century sampai dilakukannya bailout.

Politisi PKS, Mahfud Siddiq berjanji akan memanggil PPATK untuk meminta kejelasan tentang aliran dana Rp 6,7 Bank Century. "Kita bisa memanggil PPATK tanpa kendala UU apa pun. Ini momentum penegakan hukum untuk mengusut siapa saja yang terlibat, dari hulu hingga hilir," janji Mahfud.

Perwakilan Partai Demokrat, Yahya Sacawiria berkomitmen untuk membawa bangsa Indonesia ke arah yang benar dengan mengungkap kasus Century. "Kami akan buka terang benderang kepada publik soal Bank Century. Tapi dilakukan tentunya sama-sama dengan teman pansus lainnya," kata Yahya.

Sementara, calon terkuat, Idrus Marham berjanji tidak akan menembak perorangan dalam pengungkapan kasus Bank Century. Partai Golkar, menurutnya dalam mengungkap persoalan ini akan dilakukan secara obyektif.

"Tidak ada target perorangan. Sebagai yang ditugaskan Partai Golkar, tidak ada kata tidak siap, prinsipnya pantang menghindari tugas dan pantang menghadapi masalah," kata pria asal Makassar ini.

"Partai Golkar menempatkan Angket Century pada posisi strategis, ada idealisme untuk memperbaiki bangsa ke depan," imbuh Idrus. (anw/yid)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads