Aksi unjuk rasa digelar di seberang Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jumat (4/12/2009). Peserta aksi terdiri dari pria dan wanita berjumlah 200-an orang tiba di lokasi kurang lebih pukul 14.45 WIB dengan menumpang belasan bus mini.
"Presiden harus tegas menyelesaikan skandal Century. Kami tidak ingin ada kompromi. Kami tidak mau angket DPR jadi bargaining politik," seru sang orator, Cecep Suleman, dari atas tumpukan alat pengeras suara yang diangkut mobil bak terbuka.
Di sela-sela orasi beberapa orang membakar segepok 'uang kertas' pecahan US$ 100. Sementara lainnya mengacung-acungkan karung besar bertuliskan "Rp 6,7 triliun = Rp 600 Miliar Kerupuk Udang".
Aksi diiringi tetabuhan rebana dan joget marawis oleh lima orang pemuda berkostum putih. Massa lainnya membentangkan spanduk sepanjang lima meter warna merah bertuliskan "Tangkap Hidup atau Mati Penjarah Uang Negara".
Sejauh ini aksi berjalan tertib. Dua puluhan anggota kepolisian yang berjaga di lokasi juga terlihat santai. Arus lalu lintas baik dari arah Harmoni dan Gambir juga tetap mengalir lancar.
(lh/iy)











































