Polisi Peru Bohong Soal Perdagangan Lemak Manusia

Polisi Peru Bohong Soal Perdagangan Lemak Manusia

- detikNews
Kamis, 03 Des 2009 15:59 WIB
Polisi Peru Bohong Soal Perdagangan Lemak Manusia
Lima - Beberapa waktu lalu ramai diberitakan sekelompok orang yang ditangkap kepolisian Peru karena membunuh puluhan orang untuk diambil lemaknya dan dijual untuk digunakan dalam industri kosmetik.

Kisah ini menjadi pemberitaan dunia ketika para perwira polisi di Peru menggelar konferensi pers untuk menyampaikan soal perdagangan lemak itu.

Saat itu polisi mengklaim telah menangkap empat pria di wilayah terpencil Huanuco. Di sana polisi mengaku menemukan jasad-jasad manusia dan dua botol lemak. Dalam konferensi pers itu, polisi mengklaim kemungkinan korban mencapai 60 orang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun kini kepala investigator kriminal negeri itu, Eusebio Felix, mengaku telah mengarang cerita tersebut. Buntutnya, dia pun dicopot dari jabatannya.

Jenderal Miguel Hidalgo, kepala kepolisian Peru mengaku sangat malu atas perbuatan anak buahnya itu. "Ini mempengaruhi imej dan respektabilitas kepolisian," tegasnya seperti dilansir News Sky, Kamis (3/12/2009).

Tidak jelas apa motif dibuatnya cerita bohong itu.

(ita/iy)


Berita Terkait