3 Penumpang Batavia yang mengalami luka berat yakni Yanti (23) asal Kupang, M Achyad (34) asal Surabaya dan Bai Dowi (24) asal Probolinggo.
6 korban lain yang luka ringan yakni Sisilia Hartati, Hendrika, Mulyati, Lindal, Triono, dan Gremoni.
"Saya ikut panik karena ada yang teriak kebakaran...api. Saya terdesak sampai pintu bagian belakang. Sebenarnya, saya takut loncat dari ketinggian. Karena penumpang saling dorong berebut keluar, saya terdorong dan jatuh," kata Yanti.
Hal ini disampaikan dia di RSUP Sanglah, Denpasar, Bali, Kamis (3/12/2009).
Yanti saat itu duduk di kursi nomor 26 di bagian kiri belakang. Kaki Yanti tampak digips dan terpaksa memakai tongkat. "Kata dokter, urat kaki saya putus," ujar Yanti.
Cerita senada disampaikan M Achyad (34). Pria yang bekerja di perusahaan tekstil ini mengaku panik saat penumpang di bagian depan teriak ada asap.
"Saya tidak melihat asap. Tetapi, saya panik dan langsung loncat. Tulang tumit saya patah," ujar Achyat.
Sementara Boi Dowi masih berada di meja operasi dan belum bisa dimintai keterangan.
(aan/iy)











































