"Semua saya kerja sendiri. Sekarang ada waktu, ya saya tengok," kata Ida usai persidangan kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen dengan terdakwa Antasari di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Kamis (3/12/2009).
Namun, meski tanpa suami tercintanya, Ida mengaku mampu meng-handle semua pekerjaan rumah tangga. Hal itu karena dia dan Antasari sudah terbiasa membagi tugas sejak dahulu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apa kebiasaan di rumah yang hilang sekarang?" tanya wartawan.
"Ya, saya dulu tiap pagi sarapan sama Bapak. Sekarang nggak lagi," jawabnya.
Menurut Ida, Antasari paling gemar makan telor dadar bikinannya. Dia pun selalu tak lupa membawa masakan itu bila menjenguk ke Rumah Tahanan Narkoba Polda Metro Jaya.
Namun, lanjutnya, bukan hanya dia saja yang rajin membawa makanan untuk Antasari. Kadang-kadang, saudara iparnya sering mengoleh-olehi Antasari dengan makanan asli
Palembang. Palembang merupakan daerah asal Antasari.
"Jadi mereka masakin buat Bapak, saya kan tidak bisa masak masakan Palembang," ujarnya.
Sebelum sidang, Ida mengaku setidaknya menghadiri sidang suaminya selama 4 kali. Namun wartawan baru mengetahui kemunculannya hari ini.
(irw/nrl)











































