"Itu menurut kita sebenarnya insiden biasa. DSKU (Direktorat Sertifikasi Kelaikan Udara) Denpasar itu. Kita ngurusin yang besar (kecelakan pesawat)," ujar Ketua KNKT Tatang Kurniadi kepada detikcom, Kamis (3/12/2009).
Menurut Tatang, saat api yang hendak membakar mesin pesawat tidak berjalan sempurna sehingga menimbulkan asap, salah seorang penumpang melihatnya. Penumpang panik hingga memicu penumpang lainnya.
"Secara psikologis panik. Kalau orang penerbangan itu sudah biasa," jelasnya.
Pilot pesawat yang mengetahui kepanikan penumpang akhirnya membatalkan penerbangan. Padahal seharusnya pesawat masih bisa terbang dengan normal.
"Sebenarnya masih bisa dipicu terbang tapi melihat penumpang panik begitu mesin ya dimatikan," imbuhnya.
(gus/iy)











































