Demo yang dilakukan sekitar 15 orang ini awalnya berlangsung biasa-biasa saja. Mereka menuntut KPK mengusut korupsi yang dilakukan oleh Nur Latief, walikota Bima, NTB . Mereka meminta Juru Bicara KPK Johan Budi untuk menemui mereka, Selasa (3/12/2009).
Namun setelah beberapa menit menggelar demonstrasi, para pengunjuk rasa malah tidur di jalur lambat Jl HR Rasuna Said, Kuningan. Akibatnya lalu lintas di jalur lambat menjadi terhambat.
Polisi yang melihat hal itu berusaha mengangkat para pengunjuk rasa dan membuka jalan agar tetap bisa dilalui mobil. Akhirnya petugas bisa membuat pengunjuk rasa menyingkir sehingga jalur lambat tetap bisa digunakan walau hanya satu jalur.
Sampai saat ini arus lalu lintas di Jl Rasuna Said masih terhambat akibat demo itu. Mereka pun sempat membanting-banting helm yang mereka bawa tanpa alasan yang jelas.
(nal/iy)











































