Menurut Rio, seorang saksi mata, penumpang Lion Air itu seharusnya berangkat antara pukul 07.00-09.00 WIB. Namun ketika sampai di bandara, dinyatakan pesawat telah berangkat. Penumpang pun mengamuk. Mereka marah-marah pada petugas di counter Lion Air.
"Penumpang malah dimintai Rp 2 juta kalau mau naik, katanya prosedurnya begitu. Jumlah penumpang yang marah banyak," kata Rio.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rio sendiri hendak terbang ke Pangkal Pinang. Pesawat Lion Air harusnya terbang pukul 11.30 WIB namun didelay hingga kini.
Direktur Umum Lion Air Edward Sirait saat dikonfirmasi detikcom mengaku belum mendengar kabar tersebut. Dia menjelaskan, penumpang harus memiliki spare waktu yang cukup sebelum pesawat terbang untuk proses antre check in dsb.
Bila penumpang telat dan tidak memiliki status tiket yang tidak boleh diubah jadwalnya, kalau ingin terbang di jam berikutnya dan beda kelas, maka penumpang tersebut harus menambah ongkos.
(nrl/iy)










































