"Kita akan panggil Menbudpar untuk minta penjelasan dan minta tidak ada sensor atau edit. Dengan sendirinya kita nanti akan mengundang LSF," kata anggota Komisi X Eko Patrio di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (3/12/2009).
Eko pun menyayangkan adanya pelarangan tersebut. Baginya, sejarah harus diinformasikan kepada publik.
"Ini bukan soal konflik atau salah TNI atau apa. Tapi memang wartawan yang meninggal. Balibo jangan terlalu dipersulit penayangannya," pintanya.
(gus/iy)











































