Ical dan Murdaya Poo Tetap Masuk 40 Orang Terkaya, JK Terlempar

Ical dan Murdaya Poo Tetap Masuk 40 Orang Terkaya, JK Terlempar

- detikNews
Kamis, 03 Des 2009 10:10 WIB
Ical dan Murdaya Poo Tetap Masuk 40 Orang Terkaya, JK Terlempar
Jakarta - Sejumlah pengusaha kaya ikut terjun ke politik. Di tengah bergiat di dunia politik, para pengusaha ini tetap bisa mengembangkan bisnisnya. Hasilnya, kekayaan mereka tetap melonjak. Aburizal Bakrie yang paling tajir, karena kekayaannya bertambah dari US$ 850 juta menjadi US$ 2,5 miliar. Dia tetap masuk dalam daftar 40 orang terkaya di Indonesia. Sementara Murdaya Poo masih tetap masuk dalam daftar, sedangkan Jusuf Kalla (JK) terlempar.

Daftar 40 orang terkaya Indonesia tahun 2009 ini dikeluarkan oleh Forbes. Setiap tahun, Forbes memang melansir orang terkaya Indonesia. Dan dalam rilis, Kamis (3/12/2009), pemilik grup Djarum, Budi dan Michael Hartono masih berada di posisi puncak dengan nilai kekayaan US$ 7 miliar.

Aburizal Bakrie, yang saat ini menjabat Ketua Umum DPP Partai Golkar, naik peringkat. Jumlah kekayaannya juga tambah menjulang. Pada tahun 2008 lalu, pria yang sering disapa Ical itu berada di peringkat 9 dengan kekayaan sebesar US$ 850 juta. Dan pada tahun 2009, Ical berada di urutan ke 4 dengan kekayaan sebesar US$ 2,5 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Murdaya Poo yang sedang terkena 'musibah' karena baru saja dipecat PDIP dari pengurus DPP PDIP dan anggota DPR, masih masuk dalam daftar 40 orang terkaya, meski peringkat dan jumlah kekayaannya melorot. Pada 2008, Murdaya Poo bertengger di peringkat 10 dengan kekayaan US$ 825 juta, dan pada tahun 2009, suami Hartati Murdaya itu berada di peringkat 20 dengan kekayaan US$ 600 juta.

Anggota DPD 2009-2014 yang juga mantan Wakil Ketua MPR Aksa Mahmud juga memiliki kekayaan yang cukup luar biasa dan masih masuk dalam daftar 40 orang terkaya di Indonesia. Pada 2008, Aksa masuk di peringkat 21 dengan kekayaan US$ 260 juta. Dan pada tahun 2009, Aksa berada di peringkat 32 dengan kekayaan US$ 330 juta. Meski kekayaannya melonjak, namun peringkatnya turun.

Namun, tidak semua pengusaha yang terjun ke dunia politik, tetap bisa bertengger dalam 40 orang terkaya di Indonesia. Mantan Wapres RI yang juga mantan Ketua Umum DPP Partai Golkar Jusuf Kalla (JK) termasuk dalam jajaran ini. Dia terlempar dari daftar 40 orang terkaya di Indonesia. Padahal pada tahun 2008, JK masuk di peringkat 29 dengan kekayaan US$ 185 juta.

Berikut daftar 40 orang terkaya versi Forbes:

   1. R. Budi & Michael Hartono  US$ 7 miliar
   2. Martua Sitorus     US$ 3 miliar
   3. Susilo Wonowidjojo  US$ 2,6 miliar
   4. Aburizal Bakrie     US$ 2,5 miliar
   5. Eka Tjipta Widjaja  U$S 2,4 miliar
   6. Peter Sondakh  US$ 2,1 miliar
   7. Putera Sampoerna  US$ 2 miliar
   8. Sukanto Tanoto  US$ 1,9 miliar
   9. Anthoni Salim US$  1,4 miliar
  10. Soegiharto Sosrodjojo  US$ 1,2 miliar
  11. Low Tuck Kwong  US$ 1,18 miliar
  12. Eddy William Katuari US$ 1,1 miliar
  13. Chairul Tanjung US$ 99 juta
  14. Garibaldi Thohir US$ 930 juta
  15. Theodore Rachmat US$ 900 juta
  16. Edwin Soeryadjaya US$ 800 juta
  17. Trihatma Haliman US$ 750 juta
  18. Ciliandra Fangiono US$ 710 juta
  19. Arifin Panigoro    US$ 650 juta
  20. Murdaya Poo US$ 600 juta
  21. Hashim Djojohadikusumo    US$ 500 juta
  22. Kusnan & Rusdi Kirana US$ 480 juta
  23. Prajogo Pangestu US$ 475 juta
  24. Harjo Sutanto US$ 470 juta
  25. Mochtar Riady    US$ 440 juta
  26. Eka Tjandranegara    US$ 430 juta
  27. Ciputra    US$ 420 juta
  28. Hary Tanoesoedibjo    US$ 410 juta
  29. Sandiaga Uno    US$ 400 juta
  30. Boenjamin Setiawan    US$ 395 juta
  31. Alim Markus    US$ 350 juta
  32. Aksa Mahmud    US$ 330 juta
  33. Sutanto Djuhar    US$ 325 juta
  34. Kartini Muljadi    US$ 320 juta
  35. Soegiarto Adikoesoemo    US$ 300 juta
  36. George Santosa Tahija & Sjakon George Tahija US$ 290
  37. Paulus Tumewu    US$ 280 juta
  38. Husain Djojonegoro US$260 juta.
  39. Bachtiar Karim    US$ 250 juta.
  40. Kris Wiluan    US$ 240 juta. (asy/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini