Kesepakatan dicapai antara delegasi warga dengan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara Medan. Dalam pernyataan kesepakatan yang dibacakan Danlanud Kolonel (Pnb) Arlan Tata di hadapan warga disebutkan, pembangunan parit dapat diteruskan hingga kemudian ada kekuatan hukum tetap mengenai lahan yang dijadikan parit tersebut.
"Kami juga akan memberikan tindakan kepada personel yang melanggar aturan," kata Danlanud Arlan Tata.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati warga mulai membubarkan diri, sejumlah aparat polisi masih tetap berjaga-jaga di sekitar pos TNI AU yang dibakar untuk mengantisipasi adanya masalah lanjutan.
Warga sebelumnya membakar pos TNI AU di Jalan Avros, Medan sebagai bentuk kemarahan atas berbagai tindakan oknum personel TNI AU yang meresahkan. Tidak ada korban dalam kejadian tersebut. (rul/van)











































