"Kami meminta PPATK membuka rekening di atas Rp 2 miliar per November dan Desember 2008, lalu Januari hingga periode jelang pilpres," pinta Bambang dalam Rapat Dengan Pendapat (RDP) Komisi III DPR bersama PPATK di DPR, Senayan, Rabu (2/12/2009).
Selain meminta membuka rekening itu, Bambang juga meminta PPATK melakukan uji validasi rekening nasabah yang mengambil uang secara cash dalam jumlah milyaran lebih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan dibuka dan dilakukan uji validasi tersebut, Bambang menegaskan pihaknya dapat melakukan penelusuran lebih lanjut.
"Ini penting karena kami tim 9 akan mencocokkan data-data itu dengan data transaksi yang kami miliki (terkait) pihak-pihak yang diduga memiliki hubungan istimewa dengan jantung kekuasaan," jelasnya.
(amd/ndr)










































