Bambang Soesatyo: PPATK Bekerja Lambat

Skandal Bank Century

Bambang Soesatyo: PPATK Bekerja Lambat

- detikNews
Rabu, 02 Des 2009 14:33 WIB
Bambang Soesatyo: PPATK Bekerja Lambat
Jakarta - Kinerja PPATK membuka skandal Bank Century dinilai lambat oleh anggota tim 9 Bambang Susetyo. PPATK diharapkan dapat proaktif dalam melakukan penelusuran aliran dana Bank Century tidak karena diminta oleh BPK.

"PPATK terkesan tidak optimal, lambat dan tidak aktif dalam kasus Bank Century," ujar Bambang dalam RDP Komisi III DPR bersama PPATK di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (2/12/2009).

Kelambatan cara kerja PPATK karena kurangnya inisiatif PPATK dalam melakukan penelusuran. Bambang mencontohkan, ditemukannya jumlah Rp 146,7 miliar dari 116 transaksi itu karena sebelumnya PPATK dipesan dahulu oleh BPK. Sehingga, jangankan menelusuri hingga 7 layer, 2-3 layer saja menurutnya sudah cukup bagus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita berharap PPATK agar pro aktif menelusuri persoalan di masyarakat karena PPATK didirikan untuk mengurangi kejahatan keuangan, sekarang kita mengalami kejahatan keuangan di skandal bank century," jelasnya.

Bambang menambahkan, dengan kelambatan PPATK, maka ada yang menduga PPATK mengalami tekanan. Sebab, PPATK dianggap bergerak cepat ketika mengatasi kasus Miranda Gultom waktu lalu.

"Sekarang masyarakat menduga ada tekanan dari faktor X" kata Politisi Partai Golkar tersebut.

PPATK harus bergerak cepat membuka kasus century karena Masyarakat tidak bisa lagi dijawab dengan kata-kata tapi harus dengan fakta.

"Jadi kalau mau kasih pencerahan ke masyarakat, bantu orang-orang yang dituduh itu buktikan tidak bersalah dengan memberikan back up fakta," tegasnya.

(amd/irw)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads