"Jangan ngotot, para pemimpin harus berjiwa keteladanan. Masih banyak ketimpangan dalam kualitas guru dan sarana," jelas Ketua Komnas Anak Seto Mulyadi melaluiย telepon, Rabu (2/12/2009).
Bila UN tetap digelar, artinya pemerintah tidak mengakui kebenaran yang terjadi dalam dunia pendidikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria yang akrab disapa Kak Seto ini menyarankan agar Depdiknas mengundang para pakar pendidikan, orang tua guru, serta para guru.
"Agar keputusan bisa dilakukan dengan jernih. Kelulusan bukan hanya dengan UN, tapi yang penting adalah proses belajar yang dilakukan," tutupnya.
(ndr/iy)










































