"2 Aktifis melawan 2 Menko, 1 Meneg, 1 anak presiden dan 2 politisi. Ibarat semut melawan gajah," kata terlapor Mustar Bona Ventura di Posko Bendera, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu, (2/12/2009).
Mustas mengatakan, untuk menghadapi laporan Ibas Cs tersebut, pihak terlapor menyiapkan 80 pengacara. Mereka menilai laporan tersebut adalah ujian bagi Polri.
"Masyarakat bisa melihat apakah Polri akan memprioritaskan penanganan masalah pengaduan atau menuntaskan skandal Bank Century," ujarnya.
Pihaknya pun mendesak agar Wapres Boediono dan Menkeu Sri Mulyani untuk segera mundur dari jabatannya.
"Sebagai bentuk pertanggungjawaban terhadap publik atas kesalahan mereka," tambahnya.
Terlapor lainnya, Ferdy Simaun, mengaku kalau data-data yang mereka dapatkan dari orang yang punya akses dalam kasus Bank Century. Namun Fery enggan menyebutkan siapa informan pemberi data tersebut.
"Kami tak mau jika nyawa nara sumber terancam. Bagaimanakah aliran dana tersebut dari Bank Century ke mereka. Itu bagian dari strategi. Belum bisa kami beberkan sekarang," pungkasnya.
(asp/gus)











































