"Sebetulnya saat ini sudah bukan zaman seperti itu lagi, kalau zaman dahulu bisa," kata Ketua Komnas Anak Seto Mulyadi melalui telepon, Rabu (2/12/2009).
Pria yang akrab disapa Kak Seto ini menyayangkan bila penyambutan pejabat dengan cara demikian masih dilakukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para pelajar SD dan SMP yang masih anak-anak ini, tidak patut pula bila diminta libur dan berdiri di pinggir jalan.
"Apalagi dari pagi hari. Mungkin saja sebenarnya presiden tidak tahu dan malah justru tidak berkenan dengan model seperti ini. Lagipula kalau untuk menghargai pemimpin bisa dengan cara yang lain," tutupnya.
Presiden SBY datang ke Kota Palangkaraya untuk membuka Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) yang berlangsung di kota tersebut.
Sekretaris Daerah Kota Palangkaraya Charles M Hamum, sebelumnya, menyatakan ada 3-4 ribu pelajar yang akan menyambut presiden. Mereka akan berdiri di pinggir jalan yang dilalui dengan mengibarkan bendera merah putih.
"Ini dari pemerintah provinsi yang meminta dukungan kepada kota, agar menyukseskan kedatangan Bapak Presiden," kata Charles pada Senin (30/11/2009).
(ndr/iy)










































