Pantauan detikcom, Rabu (2/12/2009) pukul 00.20 WIB, massa beratribut Front Betawi Rempug (FBR) ini bubar setelah berembuk antarsesama mereka. Kebanyakan dari mereka mengendarai motor dengan membawa senjata seperti kayu dan besi.
Salah satu pengurus beratribut FBR, Muhammad Ipung mengatakan, awalnya pihaknya ingin melakukan razia kepada warga di sekitar Rawa Belong. Sekelompok warga, katanya, telah membacok 2 orang anggotanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Awalnya, lanjut Ipung, 2 orang rekannya Sofyan dan Ardi hendak meminta pekerjaan dari pengelola lapangan futsal 'Champion'. Namun, ketika hendak menanyakan kembali perihal pekerjaan, katanya, Sofyan dan Ardi malah dibacok.
"Sekarang keduanya dirawat di RS Permata Hijau," kata dia.
Pihak kepolisian belum bisa dikonfirmasi soal penyebab peristiwa ini. (lrn/lrn)











































