"Tapi kita juga harus waspada. Karena ada yang masuk untuk membuka, tapi ada juga yang masuk untuk menutup. Maka itu kawal kami, sadap kami dan jaga kami," ujar anggota Tim 9 Maruarar Sirait.
Hal itu dikatakan Ara, panggilan akrab Maruarar, usai menerima pendemo dari Serikat Konstituen Indonesia (Sakti) di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (1/12/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jangan lagi ada pembelokan karena mereka sudah setuju. Kami pengusul tidak mau seperti angket-angket sebelumnya," imbuh dia.
Ara sendiri belum tahu apakah akan dimasukkan ke dalam anggota tim Pansus Hak Angket Century. Hal itu masih menunggu keputusan ketua umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati. PDIP sendiri akan memasukkan 5 orang kadernya dalam anggota Pansus.
"Sekarang saja saya masih belum tahu, nanti Ibu Mega yang akan memutuskan," tandas dia.
(nwk/iy)











































