Demonstran dari Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) tersebut pun ditegur. Merasa tidak bersalah, demonstran tersebut berteriak-teriak. Teriakannya menarik perhatian massa yang lain dan segera mereka menyerbu kerumunan tersebut. Sempat terjadi ketegangan dengan adu mulut serta teriakan beberapa menit. Untunglah kedua belah pihak bisa menahan diri.
Hingga pukul 11.50 WIB, aksi masih berlangsung. Massa terus bertambah. Massa Bendera yang berjumlah 200-300 orang bergabung dengan massa dari ormas lainnya sehingga total sekitar 900-an orang. Massa terkonsentrasi di pintu utama. Sedikitnya 3 baliho raksasa ukuran 8 x 20 meter terbentang di pagar DPR.
Selain itu, 3 poster ukuran 4x6 meter dibentangkan di pagar tol. Baliho tersebut bergambar Sri Mulyani dan Boediono dengan mengenakan mata satu bak bajak laut. Lalu lintas tersendat satu lajur, sedangkan 3 lajur lainnya lancar. Sebanyak 200-an anggota Samapta Polri mengamankan demonstrasi.
(asp/nrl)











































