"Menurut beliau (Antasari) Pak Nasrudin sering minta proyek, lalu ingin memasukkan saudaranya ke KPK," kata Lucia Ida, sekretaris Ketua KPK saat bersaksi di PN Jaksel, Jl Ampera Raya, Selasa (1/12/2009).
Pengakuan tersebut disampaikan oleh Antasari pada awal tahun 2009. Menurut Lucia, Antasari sejak saat itu selalu menolak kedatangan Nasrudin ke KPK.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tindakan Antasari ini berbeda dengan pada tahun 2008. Saat itu, Nasrudin selalu disambut dengan ramah oleh Antasari ketika datang ke KPK.
Sedikitnya ada 5 kali kunjungan Nasrudin yang dilakukan pada bulan Agustus, lalu 3 kali pada bulan Oktober dan terakhir pada November 2008.
"Seluruhnya diagendakan melalui saya," lanjut wanita berambut pendek ini.
Lucia juga menjelaskan, suatu hari Antasari pernah menanyakan perihal adanya nomor ponsel yang sering meneror istrinya. Namun Lucia mengaku tidak pernah tahu.
"Isi SMS-nya cuma menanyakan apakah ada orang yang pernah minta nomor HP istri beliau," jawabnya.
Persidangan saat ini masih berlangsung. Sementara saksi lainnya, Chandra M Hamzah, sudah tiba di PN Jaksel. Selain itu, akan ada 6 saksi lain yang akan memberi keterangan.
(mad/nrl)











































