Sukimah terjun dari kamarnya di lantai enam di pemondokannya bernomor 524, Sektor 5 Wilayah Aziziah Janubiyah, Makkah, Senin (30/11/2009) pukul 20.00 waktu Arab Saudi.
Kejadian tersebut sempat disaksikan sejumlah jamaah haji lainnya yang tidak jauh dari lokasi. Seorang saksi mata yang juga jamaah haji di pemondokan tersebut mengaku kaget mendengar suara benda jatuh dari atas dengan suara yang keras.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mastur mengatakan, sebelum kejadian sang istri tidak pernah menunjukkan gejala aneh, bahkan saat itu semua jamaah termasuk istrinya hendak tidur karena kelelahan setelah melakukan serangkaian ibadah haji. "Pokoknya semua rangkaian ibadah dilakukan, termasuk umroh, dia dzikir terus," kenangnya.
Mastur berharap istrinya bisa diterima oleh Allah SWT. "Itu harapan saya, semoga bisa diterima, khusnul khotimah," doanya.
Petugas kesehatan yang ditemui tim Media Center Haji menyatakan, Sukimah memang pernah mengalami stres berat dan pernah dirawat di Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) Makkah. Sukimah berangkat ke Tanah Suci selain ditemani Mastur, juga didampingi ibunya.
Dengan kejadian ini, sudah dua jamaah haji yang wafat karena kasus serupa. Sebelumnya, jamaah calon haji Kloter 20 Palembang, Zahra Ashari Hamim, meninggal dunia setelah jatuh dari lantai 6 di pemondokannya bernomor 815, Sektor 8 Kawasan Bakhutmah pada tanggal 20 November 2009 lalu.
(zal/nrl)











































